Penyebab Dan Faktor Kegemukan Pada Burung Anis Kembang

Penyebab Dan Faktor Kegemukan Pada Burung Anis Kembang

Tahukah Anda mengenai Penyebab Dan Faktor Kegemukan Pada Burung Anis Kembang? Kegemukan pada burung bisa saja terjadi, hal ini jelas akan mengganggu kondisi kesehatannya apalagi kualitas suaranya.

Jika dibiarkan akan menjadikan burung malas berbunyi dan volume suara menjadi menuru terutama untuk burung kicauan seperti burung anis kembang.

Namun perlu diketahui juga bahwa burung anis kembang gemuk berarti obesitas karena postur tubuhnya memang besar, sehingga cukup sulit untuk mengetahui apakah burung anis mengalami obesitas atau tidak.

Biasanya untuk mengetahui obesitas adalah dengan memperhatikan warna kulit pada bagian leher, dada dan perut.

Jika burung anis kembang normal akan memiliki warna cenderung merah pada bagian tersebut, maka yang mengalami obersitas akan memiliki warna kekkuing – kuningan akibat adanya timbunan lemak.

Sering kali banyak yang berpendapat bahwa kegemukan pada burung anis kembang di sebababkan oleh pemberian extra fooding , tetapi kenyataannya hal ini bukan menjadi faktor utama sebab terjadinya kegemukan.

Penyebab Dan Faktor Kegemukan Pada Burung Anis Kembang

Berikut ini beberapa sebab dan faktor kegemukan terjadi :

1. Burung Anis jarang dilatih bergerak

Di alam liar, burung biasa bergerak entah untuk mencari makanan atau sekedar berinteraksi dengan burung lain dari satu pohon ke pohon lainnya.

kondisi ini jelas berbeda pada burung piaraan yang hidup di dalam sangkar. Para burung tidak perlu susah payah bergerak untuk mencari makan seperti burung Anis kembang.

Jika burung Anis kembang memilih untuk jarang bergerak dan tidak di latih oleh pemiliknya untuk bergerak maka kemungkinan besar karbohidrat serta lemak pada makanan yang dikonsumsinya akan tertimbun dan mengakibatkan obesitas.

2. Banyaknya kandungan lemak pada Voer

Pemilihan pakan berupa voer memang bisa dibilang sulit apalagi ada pakan yang tidak mencantumkan nilai gizi pada kemasannya. Kondisi ini jelas membuat cukup khawatir apakah pakan yang diberikan sudah sesuai apa belum.

Namun, jika anda sudah cocok dengan salah satu voer dan tidak terjadi kondisi yang aneh misalnya terjadi kegemukan pada burung – burung Anis kembang anda, maka pertahankan voer tersebut.

Takutnya ketika anda memilih mengganti voer akan menimbulkan kondisi tak diinginkan salah satunya timbul obesitas karena kandungan lemak yang cukup banyak pada voer.

3. Pakan cacing berlebihan

Pemberian cacing pada burung memang berfungsi untuk membantu burung berkicau lebih cepat dan ngerol. Pada umumnya porsi ideal yang diberikan adalah 1 – 2 ekor cacing pada pagi dan siang hari.

Mengingat kandungan cacing hidup adalah protein, air dan lemak tinggi, maka sangat dikhawatirkan jika pemberian cacing berlebihan akan menimbulkan obesitas kepada burung Anis kembang.

4. Jarang di jemur

Ketika burung sering di jemur maka birahinya dapat meningkat dan terkendali secara otomatis sehingga burung sering bergerak.

Namun, ketika birahi burung ini rendah maka burung akan cenderung malas untuk bergerak.

Cara untuk meningkatkan birahi adalah dengan cara menjemurnya setiap pagi selama 1 – 2 jam secara teratur. Anda dapat melakukan setelah pemandian dan pemberian jangkrik.

5. Ekstra Fooding minim

Pemberian ekstra fooding memang dapat membantu menaikan birahi pada burung Anis kembang, namun jika jumlahnya sedikit atau kurang maka dapat menurunkan birahinya yang berakibat munculnya kemalasan untuk bergerak.

Salah satu fooding yang dapat diberikan adalah jangkrik setiap pagi 2 ekor dan sore 1 ekor.

Pemberian ekstra fooding ini tergantung juga oleh karakter burung, sehingga anda perlu perhatikan berapa banyak porsi yang tepat untuk burung Anis kembang anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *